Minggu, 15 Februari 2026

Bunda Tercinta


Foto my family (Koleksi penulis)

Lintas detik dikau jalani,
lelah raga tiada peduli,
tulus jiwa demi Sang Buah Hati,
merangkai kasih penuh arti.

Peluh, air mata yang menetes tidak sia-sia,
betapa hebatnya kala dikau berbadan dua,
hari ini, 22 Desember setiap tahunnya,
Selamat Hari Ibu tuk bunda tercinta.

Bunda….. dikau bak seorang pahlawan,
darah bahkan nyawa ikhlas dipertaruhkan,
berjuang sekuat tenaga saat melahirkan,
teriring asa pada napas yang dihembuskan.

Bunda….. tiada tergantikan air susumu,
dekapan sayang terasa sejuk dalam kalbu,
lembut, hangat takkan pernah layu,
harum mengembang sepanjang waktu.

Untaian doa kerap terucap tiap saat,
agar bunda senantiasa sabar dan kuat,
mendidik Sang Buah Hati menjadi taat,
bisa kumpul bersama lagi, kelak di akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar