Terkurung hati pada ruang dilema,
Ragam pasak tiba menghujam,
berjibaku siang hingga malam,
laksana sembilu menyayat sekam,
redupkan sinar jadi gulita suram.
Tutur lembut anila mengalun merdu,
hidupkan angan sebelum layu,
tampilkan cita tepiskan khayal semu,
bersihkan simpul pikiran yang kelabu.
Setitik asa kini mulai terbentang,
mentari siuman dari tidur panjang,
siulan prenjak gugah inspirasi matang,
songsong kesempatan menuju menang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar